Banjarmasin, 12-13 November 2024 – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Barito Kuala mengadakan workshop penginputan data aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Nasional (SIMPEGNAS) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Workshop ini berlangsung selama dua hari, dari Tanggal 12 s/d 13 November 2024, bertempat di Hotel Harper, Banjarmasin. Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan terkait prosedur pengelolaan aplikasi SIMPEGNAS BKN baik untuk memproses layanan cuti pegawai dan layanan kenaikan gaji berkala pegawai kepada ASN di Pemerintahan Kabupaten Barito Kuala.

Acara ini diikuti oleh Kasubbag Umpeg/Pejabat Pengelola kepegawaian masing-masing instansi sebagai perwakilan dari seluruh instansi pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Para peserta mendapatkan pelatihan intensif mengenai cara menggunakan aplikasi SIMPEGNAS untuk memproses layanan cuti pegawai dan layanan kenaikan gaji berkala pegawai yang terintegrasi secara nasional untuk memastikan data kepegawaian lebih akurat, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh ASN.

Dalam sambutan pembukaannya, Kepala Bidang Pembinaan Kesejahteraan dan Informasi Kepegawaian Yusfik Jauhari, S.Sos menyampaikan pentingnya implementasi SIMPEGNAS untuk pengelolaan data kepegawaian yang lebih efisien.

Selain mendapatkan materi teoritis, para peserta juga langsung melakukan praktik penginputan data ke dalam sistem, dengan pendampingan penuh dari tim Bidang BinkespegInka BKPP Kabupaten Barito Kuala. Sebagai narasumber Analis Sumberdaya Manusia Aparatur Ahli Muda Yudhistira Yanuardie, S.Sos menyampaikan sosialisasi ini selama dua hari berturut-turut. Dimulai di hari pertama dengan materi dan praktik langsung layanan cuti pegawai dan dilanjutkan dengan layanan kenaikan gaji berkala pada aplikasi SIMPEGNAS.

Acara ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengelolaan data kepegawaian di Kabupaten Barito Kuala. Dengan pemahaman yang lebih baik dalam mengaplikasikan aplikasi SIMPEGNAS, ASN akan dapat melaksanakan tugas mereka dengan lebih efisien, responsif, dan akurat, sehingga pada akhirnya meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada ASN.