Banjarbaru, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Barito Kuala bekerja sama dengan Assessment Center Polri dalam rangka penyelenggaraan kegiatan Penilaian Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Assessment Center Kantor Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan di Banjarbaru pada tanggal 10 – 12 Juni 2025 yang diikuti oleh 23 (Dua Puluh Tiga) orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. (12/06/2025)

Kegiatan Assessment Center ini dibuka langsung oleh Karo SDM Polda Kalsel Kombes Pol Maulana Hamdan, S.I.K., yang mana ini menjadi momen penting untuk mengukur dan menilai potensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama melalui metode Assessment yang Terukur, Tepat dan Terpercaya.

Penilaian Kompetensi ini menggunakan berbagai metode penilaian yang komprehensif untuk menggali berbagai aspek dari kemampuan, keterampilan, serta potensi kepemimpinan para pejabat. Metode-metode yang diterapkan meliputi In-Tray, Leaderless Group Discussion, Wawancara, dan Psikometri. Setiap metode ini dirancang untuk menilai kompetensi dengan cara yang berbeda, namun tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai kualitas dan kesiapan individu pejabat dalam menjalankan tugas kepemimpinan yang strategis.

Metode-metode penilaian ini tidak hanya bertujuan untuk mengevaluasi kompetensi para pejabat secara menyeluruh, tetapi juga untuk memberikan rekomendasi yang bermanfaat bagi pengembangan karir mereka di masa depan. Dengan pendekatan yang holistik ini, diharapkan setiap pejabat dapat memperoleh umpan balik yang konstruktif dan relevan sesuai dengan keahlian dan potensi yang mereka miliki. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar yang kuat dalam proses pengembangan karir pejabat yang lebih lanjut, sekaligus memastikan bahwa mereka memiliki keterampilan dan kemampuan yang diperlukan untuk menjalankan tugas-tugas kepemimpinan yang semakin kompleks.

Dengan demikian, kegiatan penilaian kompetensi ini berperan penting tidak hanya dalam evaluasi individu pejabat, tetapi juga dalam menciptakan pemimpin yang lebih baik dan lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan, baik dalam konteks pemerintahan daerah maupun dalam pengambilan keputusan yang berdampak luas.